Warning: fopen(/tmp/phpfastcache/langsingo.com/Files/7f/1b/7f1b1b79234dab90e1d16b5bfb4ecfa5.txt): failed to open stream: No space left on device in /var/www/html/lang/system/libraries/phpfastcache/vendor/phpfastcache/phpfastcache/src/phpFastCache/Core/Pool/IO/IOHelperTrait.php on line 304

Warning: fwrite() expects parameter 1 to be resource, boolean given in /var/www/html/lang/system/libraries/phpfastcache/vendor/phpfastcache/phpfastcache/src/phpFastCache/Core/Pool/IO/IOHelperTrait.php on line 305

Warning: fclose() expects parameter 1 to be resource, boolean given in /var/www/html/lang/system/libraries/phpfastcache/vendor/phpfastcache/phpfastcache/src/phpFastCache/Core/Pool/IO/IOHelperTrait.php on line 306

Warning: fopen(/tmp/phpfastcache/langsingo.com/Files/3e/c8/3ec8525c91277044486ea33b6dac9f6a.txt): failed to open stream: No space left on device in /var/www/html/lang/system/libraries/phpfastcache/vendor/phpfastcache/phpfastcache/src/phpFastCache/Core/Pool/IO/IOHelperTrait.php on line 304

Warning: fwrite() expects parameter 1 to be resource, boolean given in /var/www/html/lang/system/libraries/phpfastcache/vendor/phpfastcache/phpfastcache/src/phpFastCache/Core/Pool/IO/IOHelperTrait.php on line 305

Warning: fclose() expects parameter 1 to be resource, boolean given in /var/www/html/lang/system/libraries/phpfastcache/vendor/phpfastcache/phpfastcache/src/phpFastCache/Core/Pool/IO/IOHelperTrait.php on line 306

Warning: fopen(/tmp/phpfastcache/langsingo.com/Files/05/64/056426fa06232e639f7767b21b1dcfbd.txt): failed to open stream: No space left on device in /var/www/html/lang/system/libraries/phpfastcache/vendor/phpfastcache/phpfastcache/src/phpFastCache/Core/Pool/IO/IOHelperTrait.php on line 304

Warning: fwrite() expects parameter 1 to be resource, boolean given in /var/www/html/lang/system/libraries/phpfastcache/vendor/phpfastcache/phpfastcache/src/phpFastCache/Core/Pool/IO/IOHelperTrait.php on line 305

Warning: fclose() expects parameter 1 to be resource, boolean given in /var/www/html/lang/system/libraries/phpfastcache/vendor/phpfastcache/phpfastcache/src/phpFastCache/Core/Pool/IO/IOHelperTrait.php on line 306
6 Tips Manjur Agar Pengidap Demensia Selalu Ingat Jadwal Minum Obat – Cara Sehat

Type keyword(s) to search

6 Tips Manjur Agar Pengidap Demensia Selalu Ingat Jadwal Minum Obat

Posted on 17 May, 2017 by Barbara J. Keiser
94 out of 100 based on 625 user ratings

Sekumpulan gejala yang ditandai dengan penurunan fungsi otak dalam berpikir, mengingat, berkomunikasi, serta bertingkah laku disebut sebagai demensia. Ketika seseorang mengalami demensia, otak jadi lebih sulit untuk mengingat. Bahkan, penderitanya bisa dengan mudah melupakan hal-hal kecil dalam hidupnya, termasuk konsumsi obat-obatan harian. Lantas, apa yang harus dilakukan agar orang dengan demensia bisa tetap rutin dan tidak lupa minum obat?

Begini caranya supaya pengidap demensia tidak lupa minum obat

Padatnya aktivitas harian kadang bisa membuat seseorang jadi lupa minum obat. Apalagi jika hal ini harus dilakukan rutin oleh seseorang yang memiliki demensia, yang notabene wajib minum obat setiap harinya. Tak jarang, mereka mungkin bisa meminumnya sampai dua kali karena lupa telah mengonsumsi sebelumnya.

Padahal, melanggar aturan minum obat ditakutkan dapat berdampak buruk pada kondisi kesehatan penderita demensia. Tenang dulu, sebenarnya bukan perkara sulit, kok, untuk selalu ingat jadwal minum obat harian. Asalkan, Anda menerapkan beberapa kunci andalan berikut ini:

1. Letakkan obat di tempat yang gampang terlihat

onglyza

Refleks mengingat biasanya muncul ketika tanpa sengaja melihat “sasaran utama” yang kerap dilupakan. Dalam hal ini, maksudnya adalah obat demensia. Sebaiknya jangan simpan obat di kotak obat atau tempat-tempat lainnya yang tertutup dan jarang terlihat.

Alangkah baiknya, bila obat diletakkan di sudut-sudut tempat yang sering dilalui atau disinggahi oleh penderita demensia. Misalnya di meja samping tempat tidur, meja di ruang keluarga, di dekat meja makan, dan lain sebagainya tergantung kegiatan sehari-hari Anda.

2. Minta bantuan orang terdekat

minum obat kolesterol

Sebagai pengidap demensia, mungkin Anda menganggap bahwa butuh suatu usaha yang keras untuk berhasil mengingat sesuatu dengan sempurna. Itu sebabnya, Anda sebenarnya tidak bisa lepas dari bantuan orang-orang sekitar. Termasuk dalam kewajiban minum obat.

Jika merasa sering lupa minum obat, sulit mengingat sudah berapa kali minum obat, dan hal-hal lainnya yang membuat jadwal minum obat Anda kerap tidak teratur, tidak ada salahnya untuk mengutarakan kesulitan ini pada orang terdekat.

Minta mereka untuk mengingatkan Anda kapan saja Anda harus minum obat, saat waktu minum obat telah tiba, dan sudah berapa kali Anda minum obat hari ini.

3. Pasang alarm minum obat di handphone

mengecek handphone

Telepon genggam di zaman sekarang ini sudah semakin canggih. Maka itu, selain didukung oleh bantuan orang sekitar, Anda bisa memanfaatkan fasilitas alarm yang ada di handphone untuk mengatur jadwal agar tidak lupa minum obat.

Bahkan sebenarnya, ada banyak aplikasi pengingat minum obat di handphone yang akan lebih memudahkan Anda untuk mengingat dan melacak jadwal minum obat. Baik alarm maupun aplikasi ini terbilang mudah untuk digunakan.

Anda hanya tinggal memasukkan jam berapa saja Anda harus minum obat, lalu sisipkan sedikit keterangan, catatan pribadi, atau informasi penting tentang obat bila diperlukan.

4. Buat catatan pribadi

menulis tangan vs mengetik

Pilihan lain jika tidak terbiasa membuat jadwal di handphone, Anda bisa membuat catatan pribadi tersendiri di buku khusus obat. Ya, catatan jadwal minum obat ini sebaiknya dibuat khusus dan tidak Anda campur adukkan dengan catatan penting lainnya.

Demi memudahkan Anda dalam mengingat dan melacak riwayat minum obat, sebaiknya tulis jam berapa obat telah diminum, jenis obat apa saja yang sudah diminum, beserta keterangan penting lainnya.

5. Pakai kotak obat dengan jadwal

daftar obat dan P3K liburan

Ada banyak kotak obat kecil yang dijual di apotek maupun supermarket dengan beragam ukuran yang berbeda-beda. Mulai dari yang kecil hingga besar, serta yang bisa dipakai selama satu hari hingga satu minggu.

Bentuk kotak obat seperti ini akan lebih memudahkan Anda supaya tidak lupa minum obat, karena ada sekat yang memisahkan wadah obat tersebut menjadi beberapa bagian. Apalagi jika Anda punya jadwal minum obat di waktu yang berbeda, maka penggunaan kotak obat seperti ini bisa menjadi solusi yang tepat.

Nilai tambah lainnya, bentuk kotak obat ini berukuran kecil sehingga gampang bila mau dibawa bepergian. Lebih praktis dan efisien, bukan?

6. Sesuaikan dengan rutinitas harian

Cyclopenthiazide adalah

Cara terakhir yang bisa dicoba agar ingat minum obat adalah dengan menyelipkannya bersamaan dengan rutinitas harian Anda. Ambil contoh, minum obat di waktu yang sama, tempat yang sama, bahkan menggunakan gelas atau cangkir yang sama.

Dengan begini, biasanya Anda jadi lebih terbiasa dan ingat untuk minum obat karena seolah telah menjadi hal yang wajib hadir berbarengan dengan kegiatan harian.

Baca Juga:

Related Wallpaper of  6 Tips Manjur Agar Pengidap Demensia Selalu Ingat Jadwal Minum Obat

Video of6 Tips Manjur Agar Pengidap Demensia Selalu Ingat Jadwal Minum Obat

Share!

More Photos from  6 Tips Manjur Agar Pengidap Demensia Selalu Ingat Jadwal Minum Obat

You May Like Also Berat Badan Ideal Wanita Sesuai Usia